Penyelesaian: Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa pecahan senilai dapat ditentukan dengan cara mengalikan atau membagi pembilang dan penyebutnya dengan bilangan yang sama. a. Karena pembilang dan penyebut pada pecahan 2/3 tidak bisa dibagi lagi maka dikalikan: Jadi, lima pecahan yang senilai dengan 2/3 adalah 6/9, 8/12, 10/15, 12/18 Pecahan biasa adalah jenis bilangan pecahan yang paling sederhana dan hanya terdiri dari penyebut dan pembilang yang berupa bilangan bulat. Pecahan biasa dibagi lagi menjadi dua, yaitu pecahan murni dan pecahan tidak murni. Pecahan murni adalah pecahan yang nilai penyebutnya selalu lebih besar dari pembilangnya (a Unit 5. Memotong bangun menjadi bagian-bagian yang sama besar. Memotong bangun menjadi bagian-bagian yang sama besar. Bagian yang sama besar pada lingkaran dan persegi panjang. Mengidentifikasi soal cerita pecahan satuan. Mengenali pecahan. Mengenali pecahan. Mengenali pembilang dan penyebut. Kasus di atas akan dibentuk menjadi perbandingan senilai karena secara logika matematika jika pekerja ditambah, maka gaji bertambah. # Satuan perbandingan senilai. Dapat dibentuk perbandingan senilai dengan variabel. a = pekerja b = gaji # Sehingga dapat dibentuk perbandingan senilai. a1 = jumlah pekerja 3 orang a2 = jumlah pekerja 4 orang b1 Misalnya: pecahan 1/2 sama dengan pecahan 2/4. Salah satu cara untuk membuktikan pecahan senilai atau tidak adalah dengan membagi masing-masing nilai pembilang dengan masing-masing nilai penyebut. Misalnya: 1/2 = 1 bagi 2 = 0,5; 2/4 = 2 bagi 4 = 0,5. Kedua pecahan memiliki nilai hasil pembagian yang sama yaitu 0,5 , sehingga kedua pecahan Pecahan senilai merupakan istilah untuk menyebut bilangan pecahan yang apabila dikali ataupun dibagi pembilang dan penyebut pecahannya akan menghasilkan pecahan yang sama selain nol. Dikutip dari Buku Kerja Matematika 1 SMP Kelas VII, Aspar (2009: 29), pecahan senilai bisa didapatkan dengan membagi pembilang dan penyebut dengan FPB dari nilai pembilang dan penyebut itu sendiri. mqRD.