Petikan Surat An-Nahl ayat 93 itu menjadi semangat pemikiran Kyai Haji Ahmad Dahlan dan istrinya dalam mendirikan 'Aisyiyah. Ayat itu mengingatkan bahwa laki-laki maupun perempuan memiliki tugas yang sama dalam menyebarkan agama, dan yang terpenting, baik laki-laki maupun perempuan, akan ditanya apa saja yang telah dilakoninya di dunia. Kiai Haji Ahmad Dahlan Muhammad Darwisy (Nama Kecil Kyai Haji Ahmad Dahlan) dilahirkan dari kedua orang tuanya, yaitu KH. Abu Bakar (seorang ulama dan Khatib terkemuka di Mesjid Besar Kesultanan Yogyakarta) dan Nyai Abu Bakar (puteri dari H. Ibrahim yang menjabat sebagai penghulu kesultanan juga). Ia merupakan anak ke-empat dari tujuh orang bersaudara yang keseluruhanya BjtjBC.